Le Cid
Pierre CorneillePenulis : Pierre Corneille
Periode Sastra : Baroque et Classicisme
Jenis Karya : Tragi-comédie
Tahun Terbit : 1637
Tema Utama : Konflik cinta dan kehormatan, dilema moral, dan kepahlawanan
Detail Karya
Dipentaskan pertama kali pada tahun 1637, Le Cid mengisahkan cinta antara Rodrigue dan Chimène yang terhalang oleh konflik kehormatan keluarga. Ketika ayah Chimène menampar ayah Rodrigue, penghinaan itu menempatkan Rodrigue pada dilema tragis antara kesetiaan pada cinta dan kewajiban memulihkan kehormatan keluarga. Ia memilih kewajiban dan membunuh ayah Chimène dalam sebuah duel, sebuah tindakan yang menghancurkan hubungannya sendiri. Namun, Rodrigue kemudian menebus kesalahannya melalui kemenangan heroik dengan memimpin pasukan melawan bangsa Moor, mengubah dirinya dari pelaku tragedi menjadi pahlawan publik.
Kesuksesan luar biasa lakon ini justru memicu polemik besar yang dikenal sebagai Querelle du Cid. Para kritikus dan Académie française menuduh Pierre Corneille melanggar aturan klasik, khususnya kesatuan waktu dan tempat, serta norma bienséances karena menampilkan tokoh wanita yang pada akhirnya menerima kemungkinan menikahi pembunuh ayahnya. Di balik kontroversi tersebut, Le Cid justru menegaskan kelahiran figur héros cornélien, yakni pahlawan yang menundukkan gejolak emosi melalui kehendak dan akal demi meraih gloire atau kehormatan. Semangat ini terangkum dalam kutipan paling masyhur lakon ini, “La valeur n’attend point le nombre des années”, yang menegaskan bahwa nilai kepahlawanan tidak ditentukan oleh usia, melainkan oleh keteguhan pilihan moral.
Referensi :
Materi pembelajaran dalam situs ini disusun melalui proses adaptasi dan sintesis akademik dengan merujuk pada sumber utama Bescherelle – Chronologie de la littérature française (Hatier, 2014), serta didukung oleh verifikasi data dari Larousse.fr ataupun Gallica (BnF).
Seluruh konten diproduksi secara mandiri untuk tujuan edukatif nonkomersial, tanpa melakukan terjemahan langsung maupun reproduksi teks sumber secara utuh. Pembaca dianjurkan untuk merujuk langsung pada sumber asli guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.
Photo : Gallica, Bibliothèque nationale de France, Le Cid : tragédie par Pierre Corneille, extrait de https://gallica.bnf.fr/ark:/12148/bpt6k5458631f
Komentar