Phèdre
Jean RacinePenulis : Jean Racine
Periode Sastra : Baroque et Classicisme
Jenis Karya : Tragédie
Tahun Terbit : 1677
Tema Utama : Passion destructrice atau nafsu penghancur, fatalité atau takdir yang tidak terelakkan, dan culpabilité atau rasa bersalah
Detail Karya
Dianggap sebagai mahakarya terbesar Jean Racine, Phèdre menegaskan kejeniusannya dalam tragedi klasik. Terinspirasi dari Euripides dan Sénèque, lakon ini berpusat pada Phèdre, istri Raja Thésée, yang tersiksa oleh cinta terlarang dan bersifat incestueux terhadap anak tirinya, Hippolyte. Hasrat ini dipandang sebagai kutukan turun-temurun yang tak mampu ia kendalikan.
Konflik memuncak saat Thésée, yang semula dikira wafat, kembali secara tiba-tiba. Demi melindungi kehormatan Phèdre, pengasuhnya Oenone memfitnah Hippolyte dengan tuduhan rayuan terlarang. Dikuasai amarah, Thésée mengutuk putranya sendiri. Hippolyte tewas secara tragis, sementara Phèdre memilih bunuh diri setelah mengungkapkan kebenaran.
Melalui Phèdre, Racine melukiskan manusia sebagai korban passions fatales, selaras dengan pandangan pesimis Jansenis tentang kehendak yang rapuh. Ia tetap mematuhi bienséances dengan tidak menampilkan kematian di panggung, melainkan melalui narasi. Baris terkenalnya, “Je le vis, je rougis, je pâlis à sa vue”, merangkum gejolak batin cinta yang menghancurkan.
Referensi :
Materi pembelajaran dalam situs ini disusun melalui proses adaptasi dan sintesis akademik dengan merujuk pada sumber utama Bescherelle – Chronologie de la littérature française (Hatier, 2014), serta didukung oleh verifikasi data dari Larousse.fr ataupun Gallica (BnF).
Seluruh konten diproduksi secara mandiri untuk tujuan edukatif nonkomersial, tanpa melakukan terjemahan langsung maupun reproduksi teks sumber secara utuh. Pembaca dianjurkan untuk merujuk langsung pada sumber asli guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.
Photo : Gallica, Bibliothèque nationale de France, « Phèdre et Hippolyte », peinture de P. Guérin gravée par Auguste Boucher-Desnoyers, extrait de https://gallica.bnf.fr/ark:/12148/btv1b531286021.item
Komentar