L’Étranger

Albert Camus

Judul Asli : L’Étranger
Penulis : Albert Camus
Periode Sastra : La littérature en question
Jenis Karya : Roman atau novel
Tahun Terbit : 1942
Tema Utama : L'absurde atau absurditas, pembunuhan, keadilan, dan keterasingan.

Detail Karya

Novel ini dibuka dengan kalimat yang terkenal karena kedatarannya: “Aujourd’hui, maman est morte. Ou peut-être hier, je ne sais pas” (Hari ini ibu meninggal. Atau mungkin kemarin, aku tidak tahu). Tokoh utamanya, Meursault, adalah pegawai kantor di Aljir yang menjalani hidup tanpa kepedulian terhadap tuntutan sosial dan emosional. Ia tidak menangis saat pemakaman ibunya, sebuah sikap yang kelak justru memberatkannya di hadapan hukum.

Konflik memuncak di sebuah pantai, ketika Meursault, yang tertekan oleh panas matahari dan silau cahaya pada pisau, menembak seorang Arab tanpa motif kebencian yang jelas. Dalam persidangan, ia dihukum mati bukan semata karena pembunuhan tersebut, melainkan karena dianggap gagal memenuhi standar perasaan yang diharapkan masyarakat. Melalui tokoh ini, Camus menunjukkan sosok yang menolak kepura-puraan moral dan bersedia menanggung konsekuensi demi kesetiaan pada kebenaran batinnya sendiri.



Referensi :
Materi pembelajaran dalam situs ini disusun melalui proses adaptasi dan sintesis akademik dengan merujuk pada sumber utama Bescherelle – Chronologie de la littérature française (Hatier, 2014) dan Littérature Progressive du Français (CLE International, 2013), serta didukung oleh verifikasi data dari Larousse.fr ataupun Gallica (BnF).
Seluruh konten diproduksi secara mandiri untuk tujuan edukatif nonkomersial, tanpa melakukan terjemahan langsung maupun reproduksi teks sumber secara utuh. Pembaca dianjurkan untuk merujuk langsung pada sumber asli guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.
Photo : Wikimedia Commons, couverture de L’Étranger par Albert Camus, disponible sur https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/70/L%27%C3%89tranger_%28Albert_Camus%29.jpg

Komentar

Tulis Komentar anda


Membaca L’Étranger adalah sebuah tamparan bagi ego manusia yang selalu merasa penting. Camus mengajak kita untuk berhenti berpura-pura dan mulai menerima kenyataan apa adanya.
Aura ratu hilmalia
Buku ini membuka banyak insight baru bagiku. Karena ke absurditasan Albert Camus dalam menulis karakter Mersault. Hal yang terbilang cukup aneh namun seru untuk dibaca.
NANDA TRI
L’Étranger membuatku merasa dimengerti, bukan dihibur. Meursault terlalu jujur, sampai kejujuran itu terasa mengganggu, seolah dunia memang tidak siap menerima orang yang tidak berpura-pura.
Ardhan Bintang Arasy Athoriq