Lais

Marie de France Marie de France

Judul Asli : Lais
Penulis : Marie de France Marie de France
Periode Sastra : Moyen Âge
Jenis Karya : Contes en vers atau dongeng dalam bentuk syair.
Tahun Terbit : sekitar tahun 1165 hingga 1170
Tema Utama : Cinta transgressif (melanggar norma), keajaiban (merveilleux), dan fin'amor (cinta santun)

Detail Karya

Lais merupakan kumpulan dua belas cerita puitis pendek yang ditulis dalam bentuk octosyllabes, yaitu larik bersuku kata delapan dengan rima rata. Marie de France mengadaptasi kisah-kisah ini dari legenda Keltik dan tradisi lisan yang dikenal sebagai matière de Bretagne, lalu menuliskannya dalam bahasa Prancis agar dapat dinikmati oleh kaum laïcs, yakni pembaca awam yang tidak menguasai bahasa Latin. Karya ini didedikasikan kepada Henry II dan dirancang untuk dilantunkan dengan iringan alat musik berdawai.

Dalam Lais, Marie memadukan latar dunia nyata dengan unsur merveilleux atau keajaiban, serta nilai fin’amor yang menekankan cinta yang halus dan penuh pengabdian. Tema-temanya kerap bersifat melanggar norma, terutama dalam penggambaran hubungan cinta rahasia di luar pernikahan. Salah satu kisah paling dikenal adalah Le Lai du chèvrefeuille, yang mengangkat legenda Tristan dan Iseut. Dalam kisah ini, Marie menggunakan metafora tanaman merambat yang melilit pohon hazel untuk melukiskan dua kekasih yang hanya dapat hidup bersama dan akan binasa jika dipisahkan.

Lais merupakan kumpulan dua belas cerita puitis pendek yang ditulis dalam bentuk octosyllabes, yaitu larik bersuku kata delapan dengan rima rata. Marie de France mengadaptasi kisah-kisah ini dari legenda Keltik dan tradisi lisan yang dikenal sebagai matière de Bretagne, lalu menuliskannya dalam bahasa Prancis agar dapat dinikmati oleh kaum laïcs, yakni pembaca awam yang tidak menguasai bahasa Latin. Karya ini didedikasikan kepada Henry II dan dirancang untuk dilantunkan dengan iringan alat musik berdawai.

Dalam Lais, Marie memadukan latar dunia nyata dengan unsur merveilleux atau keajaiban, serta nilai fin’amor yang menekankan cinta yang halus dan penuh pengabdian. Tema-temanya kerap bersifat melanggar norma, terutama dalam penggambaran hubungan cinta rahasia di luar pernikahan. Salah satu kisah paling dikenal adalah Le Lai du chèvrefeuille, yang mengangkat legenda Tristan dan Iseut. Dalam kisah ini, Marie menggunakan metafora tanaman merambat yang melilit pohon hazel untuk melukiskan dua kekasih yang hanya dapat hidup bersama dan akan binasa jika dipisahkan.



Referensi :
Materi pembelajaran dalam situs ini disusun melalui proses adaptasi dan sintesis akademik dengan merujuk pada sumber utama Bescherelle - Chronologie de la littérature française (Hatier, 2014), serta didukung oleh verifikasi data dari Larousse.fr ataupun Gallica (BnF).
Seluruh konten diproduksi secara mandiri untuk tujuan edukatif nonkomersial, tanpa melakukan terjemahan langsung maupun reproduksi teks sumber secara utuh. Pembaca dianjurkan untuk merujuk langsung pada sumber asli guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.
Photo : Miami Dade College Library / LibGuides, extrait de la page « [Judul halaman atau topik LibGuide] », consulté sur https://libraryguides.mdc.edu/c.php?g=862745&p=6184851

Komentar

Tulis Komentar anda